Selama beberapa dekade terakhir ini, reputasi kopi kian membaik seiring dengan berjalannya waktu. Bahkan kepopularitasannya berhasil mengalahkan artis-artis papan atas di Indonesia. Pada tahun 1991, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan minuman tersebut sebagai cairan yang kemungkinan memiliki kandungan karsinogen. Tetapi teori tersebut terbantahkan setelah WHO melakukan analisa ulang di tahun 2016 dan menyatakan bahwa tidak adanya bukti konklusif bahwa kopi mengandung karsinogen penyebab kanker.

Bahkan dengan seiring berjalannya waktu, sudah banyak penelitian yang mempelajari efek kopi terhadap kesehatan seseorang dan cenderung dapat memberikan efek positif terhadap tubuh manusia. Tentu saja, selalu atur kadarnya karena terlalu banyak minum kopi pun malah akan memberikan efek sebaliknya.

Memang benar jika kopi mengandung sejenis zat berbahaya bernama Acrylamide dimana bisa menyebabkan munculnya kanker. Tetapi untungnya seorang peneliti resiko penyakit kanker bernama Catherine Carpenter, PhD, MPH, dari UCLA Center for Human Nutrition menjelaskan secara terperinci bahwa zat Acrylamide hanya berpengaruh pada binatang saja, tetapi untuk manusia tidak akan meningkatkan resiko anda terkena kanker.

Manfaat Kopi untuk Kesehatan Tubuh

Dalam satu cangkir kopi saja, anda bisa menemukan banyak sekali kandungan vitamin B dan mineral penting, diantaranya:

  • Vitamin B2 (Riboflavin): 11% rekomendasi asupan harian anda.
  • Vitamin B5 (Asam Pantotenat): 6%
  • Vitamin B3 (Niasin) dan Magnesium: 2%
  • Mangan dan Kalium: 3%

Jadi sudah jelas, kopi memang bisa memberikan anda berbagai macam manfaat dan cenderung tidak akan menyebabkan anda terkena penyakit atau kondisi kesehatan tertentu jika masih dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Bahkan anda malah bisa mendapatkan manfaat minum kopi yang sudah kami jelaskan di bawah ini.

1. Mengurangi Risiko Terkena Kanker

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa di tahun 1991 WHO menyebutkan bahwa kopi kemungkinan memiliki karsinogen penyebab kanker, tetapi di saat yang bersamaan sudah banyak sekali penelitian yang dilakukan dan malah bisa memberikan efek sebaliknya. Menurut ulasan penelitian yang dilakukan oleh BMJ sendiri menemukan bahwa setidaknya terdapat lebih dari seribu senyawa berbeda dalam kopi, yang mana kebanyakan dari mereka mengandung sifat anti-radang dan anti-kanker.

Bahkan seorang direktur program penelitian nutrisi bernama Susan Oh, MPH, dari Johns Hopkins juga ikut mendukung teori tersebut dan mengatakan bahwa biji kopi memang mengandung antioksidan, dimana mampu membantu mencegah kerusakan radikal bebas yang berpotensi menyebabkan seseorang terkena kanker.

Masih mengacu terhadap penelitian di atas, mengkonsumsi kopi telah dikaitkan dengan berkurangnya resiko anda terkena melanoma dan leukimia, serta kanker prostat dan endometrium. Terlebih lagi sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Southern California di tahun 2017 juga menemukan bahwa para penikmat kopi cenderung mampu mengurangi resiko mereka mengembangkan kanker kolorektal hingga 26% dibandingkan dengan mereka yang bukan peminum kopi. Dan mereka yang mengkonsumsi kopi lebih dari 2,5 cangkir sehari mampu mengurangi resiko terkena kanker tersebut hingga 54%.

2. Mencegah Diabetes Tipe-2

Menurut American Diabetes Association, sekitar 1,5 juta orang didiagnosa terkena diabetes tipe-2 setiap tahunnya, dan diperkirakan terdapat lebih dari 7,2 orang yang telah menderita penyakit tersebut tetapi mereka tidak menyadarinya. Tetapi untungnya semua resiko anda terkena diabetes tipe-2 bisa dicegah dengan mengkonsumsi kopi.

Para peneliti dari Harvard University percaya bahwa dengan mengkonsumsi kopi mampu membantu mencegah perkembangan diabetes tipe-2. Sementara menurut sebuah analisis yang dipublikasikan di jurnal Diabetes Care menyebutkan bahwa semakin banyak anda mengkonsumsi kopi, maka akan semakin berkurangnya perkembangan diabetes tipe-2.

Tetapi perlu diperhatikan juga untuk tidak meminumnya secara berlebihan karena bisa memberikan efek samping yang lainnya. Terlalu banyak minum kopi bisa menyebabkan anda berbagai macam masalah kesehatan umum seperti insomnia, masalah perut, dan migrain. Para ahli merekomendasikan anda untuk tidak mengkonsumsinya lebih dari 8 ons (0,2 liter) perhari.

Perlu disebutkan juga bahwa kopi mengandung sejenis mineral yang disebut dengan kromium, yang dapat membantu tubuh anda memanfaatkan hormon yang mengatur gula darah bernama insulin.

3. Mengurangi Resiko Terkena Azheimer

Selama lebih dari satu dekade ini, banyak penelitian juga telah menemukan keterkaitan antara mengkonsumsi kopi dengan menurunnya resiko terkena dementia. Diperkirakan bahwa kandungan kafeinnya yang tinggi memainkan peran penting dalam meningkatkan fungsi dan kesehatan otak secara optimal.

Dalam sebuah penelitian kecil memperlihatkan bahwa mereka yang sudah memiliki masalah dengan memori atau ingatan mereka selama 2 hingga 4 tahun, cenderung memiliki kadar kafein yang rendah dalam darah mereka. Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa mereka yang memiliki kadar rendah kafein dalam tubuh cenderung mengembangkan penyakit demensia yang mengerikan.

4. Meningkatkan Tingkat Energi dan Membuat Anda Lebih Cerdas

Mungkin sudah bukan rahasia lagi jika kopi memang dapat membangunkan tubuh anda sepenuhnya, sehingga banyak orang yang mengkonsumsinya di pagi hari tepat sebelum memulai melakukan aktivitas. Hal ini dikarenakan kopi mengandung stimulan yang disebut dengan kafein, yaitu zat psikoaktif yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia.

Sesaat setelah anda meminum kopi, maka kafein tersebut akan diserap oleh darah anda dan berjalan menuju otak anda. Sesampainya di otak, kafein tersebut akan menghalangi neurotransmitter penghambat yang disebut dengan adenosin. Saat kondisi ini terjadi, maka jumlah dari jenis neurotransmitter lainnya seperti norepinefrin dan dopamin akan meningkat pula, sehingga memperkuat daya otak anda.

Oleh karena hal inilah, banyak sekali penelitian yang menemukan bahwa kopi memang dapat meningkatkan kinerja otak dalam berbagai macam aspek termasuk ingatan, suasana hati, kewaspadaan, tingkat energi, waktu reaksi, hingga fungsi kognitif secara umum.

5. Melindungi Fungsi Jantung

Mungkin ini seperti terdengar guyonan belaka, tetapi faktanya memang demikian. Kopi dapat membantu menjaga jantung anda dan telah dibuktikan oleh berbagai macam penelitian di dunia. Selama beberapa puluh tahun terakhir ini, para pasien dengan irama detak jantung yang abnormal – dimana dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung dan stroke mendadak – selalu disarankan untuk menghindari kopi secara total.

Tetapi teori tersebut telah dibantah oleh sebuah meta-analisis terbaru yang dipublikasikan di tahun 2018 dimana dengan meminum kopi justru dapat mengurangi frekuensi fibrilasi atrium bahkan hingga 13%. (sumber: http://dx.doi.org/10.1016/j.jacep.2018.01.012)

Bahkan menurut ulasan dari BMJ menyebutkan bahwa orang-orang yang senantiasa mengkonsumsi kopi cenderung memiliki 19% kemungkinan lebih kecil meninggal akibat penyakit kardiovaskular, dan 30% kemungkinan lebih kecil meninggal akibat stroke jika dibandingkan dengan mereka yang bukan penikmat kopi.

6. Membantu Anda Hidup Lebih Lama

Lebih pentingnya lagi, orang-orang yang senantiasa mengkonsumsi kopi cenderung memiliki kemungkinan lebih rendah meninggal akibat berbagai macam penyakit mengerikan. Hal ini ditegaskan oleh sebuah ulasan dari European Journal of Epidemiology di tahun 2016 dan menemukan bahwa mereka yang senantiasa mengkonsumsi kopi sebanyak 4 gelas setiap harinya cenderung mampu terhindar dari resiko kematian akibat berbagai macam penyakit mengerikan termasuk penyakit jantung dan kanker yang telah dijelaskan secara panjang lebar di atas.